JAKARTA – Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalui penyelenggaraan BLU PINK 2026 dalam rangka memperingati Hari Kartini. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 22 April 2026 di The Gade Creative Lounge, Budi Luhur University.
Acara yang mengusung tema “Powering Innovation for New Kartinis” ini menjadi ruang kolaboratif bagi perempuan untuk berbagi wawasan, inspirasi, serta memperkuat peran di berbagai sektor, khususnya industri kreatif dan akademik.
Rangkaian hari pertama dibuka dengan talkshow bertajuk “Inovasi Perempuan di Industri Kreatif” yang menghadirkan Radha Wulandari dari SSpace dan Dr. Wiendy Hapsari dari BUniverse. Diskusi ini mengulas peluang dan tantangan perempuan dalam menciptakan inovasi di tengah perkembangan industri kreatif.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi akademik bertema “Perempuan Berdaya Mendobrak Stigma” bersama Dr. Erni Rahmawati. Dalam sesi ini, peserta diajak melihat pentingnya peran perempuan dalam melawan stereotip sosial melalui pendidikan dan kontribusi nyata.
Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Julian Bongsoikrama, B.A., M.Sc. menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya yayasan dalam membangun ekosistem yang mendukung perempuan untuk berkembang.
“Melalui BLU PINK 2026, kami ingin mendorong lahirnya Kartini-Kartini masa kini yang tidak hanya berdaya, tetapi juga mampu berinovasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti akan terus menghadirkan program-program yang sejalan dengan nilai-nilai budi luhur, termasuk dalam mendukung kesetaraan dan pemberdayaan perempuan.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam setiap sesi. Selain menjadi ajang berbagi ilmu, kegiatan ini juga membuka peluang jejaring antar peserta dari berbagai latar belakang.
Melalui BLU PINK 2026, Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga aktif dalam mendorong perubahan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

