Wali Kota Tanjungbalai Jenguk Anak yang Diduga Menjadi Korban Kekerasan Seksual

Bagikan Berita

Asahan – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak sekolah dasar (SD) yang diduga dilakukan oleh pasangan suami istri di Kota Tanjungbalai menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial.

Informasi yang beredar menyebutkan, kasus tersebut memicu reaksi masyarakat. Ratusan warga dilaporkan sempat mendatangi rumah terduga pelaku sehingga situasi di lokasi menjadi ramai sebelum akhirnya diamankan oleh aparat kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap perkara tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, beredar informasi bahwa korban diduga tidak hanya satu orang. Namun demikian, informasi tersebut masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Kasus ini diduga melibatkan pasangan suami istri. Salah satu terduga pelaku disebut merupakan seorang guru sekolah dasar yang baru diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Informasi tersebut juga masih dalam proses pendalaman oleh aparat penegak hukum.

Peristiwa itu terungkap setelah ibu angkat korban merasa curiga karena anak tersebut tidak mau masuk sekolah dan mengeluhkan rasa sakit pada bagian tubuh tertentu.

Pada Rabu (22/7/2026), ibu angkat korban kemudian membawa anak tersebut ke salah satu klinik yang berada tidak jauh dari tempat tinggal mereka untuk menjalani pemeriksaan medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dokter menemukan adanya dugaan luka pada korban yang selanjutnya menjadi dasar bagi keluarga untuk melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak berwenang guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Korban diketahui tinggal bersama ibu angkatnya di Kabupaten Asahan.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, modus yang diduga digunakan adalah mengajak anak ke rumah terduga pelaku. Namun, informasi tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut melalui proses penyidikan dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Perkembangan terbaru, Wali Kota Tanjungbalai dikabarkan telah menjenguk korban sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada keluarga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan tindak pidana tersebut. Tim media juga masih berupaya memperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak terkait lainnya guna memenuhi asas keberimbangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Dendi Rinaldy (Zass)


Bagikan Berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *