Nahkoda Baru BEM PTMAI! Asrul Haruna Tegaskan Komitmen Satukan Gerakan Mahasiswa Nasional

Bagikan Berita

SOLO, JAWA TENGAH – Silaturahmi Nasional (Silatnas) Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah Indonesia (BEM PTMAI) resmi menetapkan Asrul Haruna sebagai Koordinator Presidium Nasional (Koorpresnas) BEM PTMAI untuk periode kepemimpinan mendatang.

Penetapan tersebut menjadi momentum penting bagi keberlanjutan gerakan mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah di tingkat nasional. Dalam proses pemilihan, Asrul Haruna berhasil memperoleh dukungan mayoritas yang berasal dari 89 perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah di seluruh Indonesia.

Kepercayaan yang diberikan oleh puluhan perguruan tinggi tersebut menjadi mandat besar bagi Asrul untuk memperkuat konsolidasi organisasi, membangun solidaritas antar kampus, serta mendorong gerakan mahasiswa yang lebih progresif, inklusif, dan responsif terhadap berbagai persoalan bangsa.

Dalam keterangannya, Asrul menegaskan bahwa jabatan yang diamanahkan kepadanya bukan sekadar posisi struktural dalam organisasi, melainkan tanggung jawab besar untuk membangun arah dan masa depan gerakan BEM PTMAI.

“Amanah ini bukan sekadar posisi kepemimpinan, tetapi juga tanggung jawab untuk membangun arah baru gerakan BEM PTMAI Indonesia ke depan. Kita harus memastikan bahwa organisasi ini semakin solid, memiliki visi yang jelas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa,” tegas Asrul.

Lebih lanjut, Asrul menilai bahwa BEM PTMAI harus mampu mengambil peran strategis sebagai ruang artikulasi intelektual, wadah pengembangan gagasan, sekaligus pusat konsolidasi gerakan mahasiswa di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Menurutnya, keberagaman latar belakang kampus, karakter mahasiswa, serta perbedaan perspektif merupakan kekuatan yang harus dikelola menjadi energi kolektif untuk membangun gerakan mahasiswa yang lebih kuat.

“Kita ingin BEM PTMAI menjadi rumah bersama bagi seluruh anggotanya. Perbedaan pandangan dan latar belakang kampus harus menjadi kekuatan untuk membangun gerakan kolektif yang lebih besar. Tidak boleh ada sekat yang justru melemahkan persatuan dan solidaritas mahasiswa,” tambahnya.

Asrul juga menekankan pentingnya membangun komunikasi, memperkuat koordinasi, serta menghadirkan gerakan mahasiswa yang tidak hanya lantang dalam menyampaikan kritik, tetapi juga mampu menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan sosial, pendidikan, demokrasi, dan kebangsaan.

Dengan terpilihnya kepemimpinan baru ini, BEM PTMAI diharapkan mampu memperkuat eksistensinya sebagai kekuatan intelektual dan gerakan moral mahasiswa yang memiliki keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat luas.

Menutup keterangannya, Asrul menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah tersebut. Ia mengajak seluruh elemen BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah Indonesia untuk mengesampingkan ego sektoral, mempererat solidaritas, dan bersama-sama membangun organisasi yang lebih progresif serta berdampak.

“Ini bukan tentang siapa yang memimpin, tetapi tentang bagaimana kita bergerak bersama. Masa depan BEM PTMAI merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen mahasiswa PTMAI Indonesia,” pungkasnya.

Terpilihnya Asrul Haruna diharapkan menjadi awal penguatan konsolidasi nasional BEM PTMAI dalam menghadirkan gerakan mahasiswa yang berintegritas, berkemajuan, dan memiliki kontribusi nyata bagi Indonesia.

(Redaksi)


Bagikan Berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!