Transformasi Digital Agraria: Kantah Padangsidimpuan Akselerasi Kompetensi SDM Lewat Integrasi SIPENTA dan Sentuh Tanahku

Bagikan Berita

Padangsidimpuan,SUMUT – Bidik Realita.Com
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan menunjukkan komitmen serius dalam mengawal agenda transformasi digital nasional. Melalui langkah strategis, jajaran otoritas pertanahan setempat menggelar pelatihan intensif pengoperasian aplikasi Sistem Informasi Penilaian Tanah (SIPENTA) dan optimalisasi fitur Sentuh Tanahku secara daring, guna memperkuat ekosistem layanan publik yang modern.

Urgensi pelatihan ini berakar pada kebutuhan akan akurasi data dalam setiap proses birokrasi pertanahan. Dengan melibatkan seluruh lini pegawai, kegiatan ini dirancang untuk memastikan bahwa transisi dari sistem konvensional menuju basis digital tidak hanya sekadar pergantian medium, namun juga peningkatan substansi layanan yang lebih presisi dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam cakupan teknis, penguasaan aplikasi SIPENTA menjadi instrumen vital bagi para aparatur. Sistem ini diproyeksikan mampu meminimalkan disparitas dalam penilaian tanah, sehingga tercipta standarisasi yang objektif. Hal ini merupakan bagian dari upaya mitigasi risiko serta penguatan transparansi dalam tata kelola nilai aset tanah di wilayah Padangsidimpuan.

Parallel dengan aspek internal, penguatan kapasitas pada platform Sentuh Tanahku diarahkan untuk menyentuh sisi pelayanan publik secara langsung. Aplikasi ini menjadi jembatan informasi yang memungkinkan masyarakat memantau proses sertifikasi hingga pengecekan berkas secara mandiri, yang pada gilirannya akan memangkas rantai birokrasi yang selama ini dianggap kompleks.

Secara intelektual, inisiatif ini mencerminkan adaptasi institusi terhadap diskursus Smart Governance. Kantah Padangsidimpuan menyadari bahwa di era disrupsi informasi, kecepatan dan kemudahan akses adalah mata uang baru dalam pelayanan publik. Transformasi ini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menjaga kredibilitas institusi agraria di mata masyarakat.

Pelatihan yang dilaksanakan melalui platform Zoom ini juga menjadi manifestasi dari efisiensi kerja. Meskipun dilakukan secara virtual, pendalaman materi tetap dilakukan secara komprehensif, mencakup aspek input data, verifikasi sistemik, hingga pemecahan masalah teknis yang sering ditemui di lapangan, demi menjamin keberlanjutan operasional aplikasi.

Manajemen Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan menegaskan bahwa investasi pada kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci utama keberhasilan digitalisasi. Teknologi secanggih apa pun tidak akan memberikan dampak optimal tanpa didukung oleh operator yang memiliki literasi digital tinggi serta integritas moral yang kuat dalam menjalankan sistem.

Hasil akhir yang dibidik dari akselerasi kompetensi ini adalah terciptanya layanan yang efektif dan efisien. Targetnya jelas: meminimalisir kesalahan administratif (human error) dan mempercepat durasi pelayanan, sehingga masyarakat Padangsidimpuan dapat merasakan kehadiran negara dalam urusan pertanahan secara lebih nyata dan responsif.

Langkah ini juga selaras dengan peta jalan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam mewujudkan kantor pertanahan berstandar dunia. Dengan mengintegrasikan sistem penilaian tanah yang akurat dan akses informasi yang terbuka, Kantah Padangsidimpuan berupaya membangun fondasi kepercayaan publik yang lebih kokoh.

Ke depan, Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi berkala terhadap implementasi teknologi ini. Inovasi tidak berhenti pada tahap pelatihan, melainkan terus berkembang mengikuti dinamika kebutuhan masyarakat, memastikan bahwa setiap jengkal tanah di Padangsidimpuan terkelola secara profesional dalam ekosistem digital yang akuntabel.
(A.HRP)


Bagikan Berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *