Tak Hanya Pagar Makam, Warga Bayur Rawa Bambu Juga Butuh Penerangan Jalan Umum

Bagikan Berita

Kabupaten Tangerang – Komunitas Pemuda Bayur Rawa Bambu (KPBRB) menggelar musyawarah untuk membahas rencana pembangunan pagar makam Kampung Bayur Rawa Bambu yang berlokasi di Pos KPBRB, RT 04/05, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Sabtu (24/10/2026) malam.

Musyawarah tersebut dihadiri Ketua RT 04, Ketua RT 010, Ketua RW 05, Jaro Doris, serta jajaran pengurus KPBRB. Sejumlah hal menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut, mulai dari rencana pembangunan pagar makam, pengembangan infrastruktur, hingga penataan lingkungan guna mewujudkan kawasan yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.

Penasehat sekaligus Inisiator KPBRB, Asnawi, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar Kampung Bayur Rawa Bambu dapat berkembang menjadi kampung percontohan melalui berbagai upaya pembangunan dan penataan lingkungan.

“Kami ingin kampung ini menjadi kampung percontohan, pemagaran gapura makam, hingga penataan lingkungan lainnya. Dengan tujuan agar kampung kami bisa maju dan berkembang, dan masyarakat pun dapat merasakannya,” ujar Asnawi.

Ia menjelaskan, musyawarah tersebut bertujuan mencari solusi bersama untuk merealisasikan berbagai kebutuhan pembangunan di lingkungan masyarakat. Selama ini, kegiatan pembangunan dan penataan lingkungan masih mengandalkan anggaran swadaya warga.

“Tujuan musyawarah di sini adalah mencari solusi bersama-sama, karena selama ini dalam setiap kegiatan maupun penataan lingkungan, kami selalu menggunakan anggaran swadaya masyarakat. Maka dari itu, sebenarnya kami berharap butuh dukungan peran dari Pemerintah Kabupaten Tangerang agar turut membantu dalam bentuk penataan lingkungan maupun infrastruktur pembangunan,” jelas Asnawi.

Menurutnya, dukungan pemerintah sangat diharapkan agar rencana pembangunan dan penataan lingkungan dapat berjalan lebih optimal, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kampung Bayur Rawa Bambu.

Sementara itu, Ketua RT 04, Munggah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Pemerintah Desa Lebak Wangi dan Camat Sepatan Timur, atas bantuan pengajuan pembangunan saluran air yang saat ini telah terealisasi.

“Kami mewakili warga Bayur Rawa Bambu RT 04/05 Desa Lebak Wangi mengucapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya kepada Kantor Desa Lebak Wangi, dan Bapak Camat Sepatan Timur yang sudah membantu pengajuan saluran air hingga bisa terealisasi untuk saat ini. Semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Munggah.

Selain pembangunan saluran air dan rencana pemagaran makam, ia juga menyoroti kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) di wilayah tersebut. Menurutnya, keberadaan PJU sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kenyamanan warga sekaligus mengurangi potensi bahaya akibat minimnya penerangan pada malam hari.

“Kita juga masih sangat butuh penerangan jalan umum (PJU) di wilayah, agar mengurangi rawan bahaya,” tambahnya.

Melalui musyawarah tersebut, KPBRB bersama para tokoh masyarakat dan pengurus lingkungan berharap berbagai aspirasi warga, mulai dari pembangunan pagar makam, peningkatan infrastruktur, hingga pengadaan PJU, dapat memperoleh perhatian dan dukungan dari pemerintah.

Dengan adanya sinergi antara masyarakat dan pemerintah, Kampung Bayur Rawa Bambu diharapkan dapat terus berkembang melalui penataan lingkungan dan pembangunan.

(Redaksi)


Bagikan Berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!