Tangerang -Saiful Milah resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang pada Senin 12 Oktober 2026. Usai mengemban jabatan tersebut, Saiful menegaskan komitmennya untuk melanjutkan agenda kerja pimpinan sebelumnya sekaligus menjaga sikap kritis DPRD terhadap kebijakan pemerintah daerah.
Bagi Saiful, sinergi dengan pemerintah daerah menjadi hal penting untuk memastikan berbagai program pembangunan berjalan berkesinambungan. Namun, koordinasi dan komunikasi tersebut tidak berarti mengurangi peran DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.
Langkah awal yang akan dilakukan Saiful adalah berkoordinasi dan berkonsolidasi dengan Pemerintah Kota Tangerang, terutama untuk membahas agenda kerja yang masih berjalan serta menentukan sejumlah prioritas yang perlu segera dituntaskan.
“Yang mendesak dalam waktu dekat adalah koordinasi. Apa yang sudah dijalankan almarhum akan kita lanjutkan dan kita komunikasikan dengan Pak Wali Kota,” ujar Saiful usai pelantikan.Saiful Milah resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang pada Senin (12/10/2026).
Usai mengemban jabatan tersebut, Abah Saiful Milah menegaskan komitmennya untuk melanjutkan agenda kerja pimpinan sebelumnya sekaligus menjaga sikap kritis DPRD terhadap kebijakan pemerintah daerah.
Bagi Abah Saiful, sinergi dengan pemerintah daerah menjadi hal penting untuk memastikan berbagai program pembangunan berjalan berkesinambungan. Namun, koordinasi dan komunikasi tersebut tidak berarti mengurangi peran DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.
Langkah awal yang akan dilakukan Saiful adalah berkoordinasi dan berkonsolidasi dengan Pemerintah Kota Tangerang, terutama untuk membahas agenda kerja yang masih berjalan serta menentukan sejumlah prioritas yang perlu segera dituntaskan.
“Yang mendesak dalam waktu dekat adalah koordinasi. Apa yang sudah dijalankan almarhum akan kita lanjutkan dan kita komunikasikan dengan Pak Wali Kota,” ujar Saiful usai pelantikan.
Menurutnya, pergantian kepemimpinan di lembaga legislatif tidak boleh menjadi alasan terhambatnya program-program yang telah direncanakan. Karena itu, berbagai agenda yang masih membutuhkan tindak lanjut, termasuk pembahasan sejumlah rancangan peraturan daerah (raperda), akan menjadi perhatian dalam waktu dekat.
Saiful juga menilai perlunya pemetaan skala prioritas bersama pemerintah daerah, khususnya terhadap agenda yang masih memungkinkan diselesaikan sebelum akhir tahun.
Tak hanya soal kesinambungan program, Saiful turut menyoroti sejumlah persoalan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Mulai dari persoalan lingkungan hidup, pembangunan infrastruktur, hingga penataan kabel optik yang dinilai membutuhkan koordinasi dan penanganan secara terarah.
“Banyak, salah satunya soal lingkungan hidup, kemudian juga infrastruktur. Termasuk tentang kabel optik, ini yang harus diselesaikan dalam waktu dekat dan sesuai dengan koordinasi kita dengan pemerintah,” katanya.
Di tengah komitmennya membangun komunikasi yang baik dengan Pemerintah Kota Tangerang, Saiful memastikan DPRD tetap menjalankan fungsi pengawasan secara optimal.
Menurutnya, sikap kritis terhadap kebijakan pemerintah merupakan bagian penting dari tanggung jawab legislatif dalam memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat.
Dengan demikian, hubungan yang harmonis antara legislatif dan eksekutif harus tetap dibarengi keberanian untuk memberikan masukan, mengevaluasi kebijakan, serta mengingatkan pemerintah apabila terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki,Pungkasnya
(Redaksi)

