Bidikrealita.com I BATAM KEPRI – Bukan kali pertama pelayanan publik di Kota Batam mendapat sorotan. Tapi hari ini, kemarahan warga mencapai puncaknya!
Pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Disdukcapil Batam pada Senin (18/5/2026) benar-benar membuat jengkel. Warga yang datang mengurus KTP justru merasa dipersulit secara sengaja. Bahkan bagi mereka yang sudah melengkapi syarat dasar seperti surat pindah dari daerah asal, tetap saja diputar-putar tanpa kejelasan.
Tim media langsung turun ke lokasi dan mendengar sendiri keluhan warga. Suasana kantor yang seharusnya ramah dan cepat, justru panas oleh kekecewaan.
Salah satu warga yang enggan disebut namanya berteriak lirih namun penuh tekanan. “Saya urus KTP saja sulit sekali. Siapa pahlawan yang nantinya akan menyelamatkan identitas ribuan warga Kota Batam yang ingin mengurus KTP di sini?” Sebutnya.

Kalimat ini mewakili perasaan banyak orang yang datang dari pagi hingga sore hanya untuk mendapatkan pelayanan yang “NIHIL”.
Kekecewaan ini langsung mengarah ke puncuk pimpinan. Kebijakan Kepala Dinas Dukcapil Batam dinilai lembek, lamban, dan tidak solutif. Warga menyebut situasi ini sebagai tamparan keras bagi instansi yang seharusnya melayani.
Prosedur yang ada justru dianggap pemborosan waktu dan tenaga. Padahal masyarakat datang dengan harapan pelayanan cepat, tepat, dan ramah. Tapi kenyataannya? Hanya lingkaran birokrasi tanpa ujung.
Yang paling menguras emosi adalah ketidaksamaan informasi antara petugas informasi dan petugas loket.
Satu warga mengeluh dengan nada kesal, “Seharusnya petugas di bagian informasi menyampaikan hal yang sama dan jelas. Akan jauh lebih baik jika sistem pelayanan menggunakan satu pintu. Jangan sampai apa yang dikatakan petugas loket berbeda dengan apa yang disampaikan petugas informasi.”
Akibatnya? Warga bolak-balik, ke sana kemari, hanya karena perbedaan aturan yang seharusnya tidak terjadi.
MISTERI : Urus Pindah Mudah, Urus KTP di Batam Sulit?
Yang paling membingungkan masyarakat adalah ketimpangan prosedur ini. Dengan nada sinis, banyak warga bertanya.
“Mengapa urus surat pindah saja mudah, tapi urus KTP di sini justru terasa sangat sulit dan berbelit-belit?”
Pertanyaan ini menjadi tanda tanya besar yang sampai sekarang belum dijawab oleh Disdukcapil Batam.
MEDIA MASIH MENUNGGU JAWABAN
Tim media terus berupaya meminta konfirmasi dan tanggapan resmi dari pihak Disdukcapil Batam. Di manakah letak kesalahan? Apakah ini kegagalan sistem, atau ketidakmampuan petugas?
Publik menuntut perubahan kebijakan yang tegas dan solutif. Masyarakat tak butuh alasan. Mereka butuh pahlawan nyata yang berani membersihkan birokrasi kotor ini dan menyelamatkan identitas ribuan warga Batam dari neraka pelayanan., tutupnya.
(Tim/Zefanya Hsb)

