Asahan – Kelompok Tani(Koptan)Dadimulyo merasa sangat kecewa atas tindakan Pemkab Asahan yang melakukan penumbangan pohon Sawit pada Senin(10/8/26)di area Eks PT.BSP yang berada Kelurahan Dadimulyo tepatnya di patok 30-54 karna masyarakat sudah menanaminya dengan tanaman Tumpang Sari.
Kekecewaan mendalam dari Koptan Dadimulyo tersebut di karnakan mereka sudah menanami lahan tersebut dengan tanaman tumpang sari seperti Ubi,jagung dan tanaman-tanaman sayuran lainnya.
Akibat penumbangan pohon sawit yang berada di lokasi tumpang sari masyarakat tersebut banyak tanaman yang tertimpa pohon sawit yang tumbang mati di karenakan tertimpa batang pohon sawit tersebut.
Seharusnya Pemkab Asahan Koordinasi sebelum melakukan penumbangan,apalagi para petani sudah menanam di lokasi yang yang di tumbang Pemkab Asahan,kata Robby ketua Koptan Dadimulyo kepada Jejak Kasus Senin (10/8/26).
“Hendaknya Pemkab Asahan sebelum melakukan penumbangan koordinasi dengan kami kelompok Tani”ucap Robby kecewa.
Sementara itu saat di temui di lokasi penumbangan tersebut Kadis PUTR Asahan mengatakan bahwa penumbangan pohon sawit ini perintah dari Bupati Asahan,dan rencana Pemkab akan menjadikan lokasi Eks PT BSP yang di tumbang pohon sawitnya ini akan di peruntukkan sebagai pusat Bisnis.
Sudah jelas para petani mengalami kerugian secara ekonomi akibat tanaman mereka sebagian besar mati akibat tertimpa pohon Sawit yang di tumbang tersebut.
(Dedy Rinaldi / zaas)

