Demi Keselamatan Pelajar, LSM GPRUKK Dorong Dishub Tangerang Tertibkan Jalur Truk di Pakuhaji

Bagikan Berita

Tangerang – Dewan Pimpinan Pusat LSM Garda Perjuangan Rakyat Untuk Keadilan dan Kemakmuran (DPP LSM GPRUKK) menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi lalu lintas di Jl. Raya Pakuhaji No. 88, Kabupaten Tangerang, yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan para pelajar.

Berdasarkan hasil investigasi KADIV Investigasi DPP LSM GPRUKK pada Selasa, 12 Mei 2026, sekitar pukul 14.24 hingga 14.29 WIB, ditemukan aktivitas truk bertonase besar yang melintas bertepatan dengan jam pulang sekolah. Kondisi jalan yang sempit dan dipadati pelajar dinilai memerlukan perhatian serius dari seluruh pemangku kebijakan.

Dalam temuan di lapangan, truk boks dan truk tronton terlihat melintas di ruas jalan yang dipenuhi siswa-siswi tanpa adanya pembatas memadai antara badan jalan dan area pejalan kaki.

Selain itu, tercampurnya kendaraan angkutan barang, kendaraan pribadi, dan pelajar pada jam sibuk menyebabkan arus lalu lintas tersendat serta mengurangi ruang aman bagi para pelajar.

LSM GPRUKK menilai kondisi tersebut perlu segera dievaluasi, khususnya terkait efektivitas penerapan pembatasan jam operasional kendaraan angkutan barang sesuai Peraturan Bupati Tangerang di kawasan tersebut.

M. Abdulloh selaku KADIV Investigasi DPP LSM GPRUKK menyampaikan bahwa pihaknya percaya Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang memiliki komitmen yang sama dalam melindungi keselamatan pelajar.

 “Kami percaya Dishub Kabupaten Tangerang memiliki komitmen yang sama untuk melindungi pelajar. Temuan di lapangan ini kami sampaikan agar dapat menjadi bahan evaluasi bersama. Langkah cepat dan terukur sangat kami harapkan demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar M. Abdulloh.

Dalam keterangannya, DPP LSM GPRUKK juga mendorong beberapa langkah konkret, di antaranya:

Memastikan pembatasan jam operasional truk pukul 06.00–08.00 WIB dan 13.00–16.00 WIB berjalan efektif, khususnya di kawasan sekolah Jl. Raya Pakuhaji.

Menempatkan petugas Dinas Perhubungan serta rambu tambahan pada jam-jam rawan sebagai langkah preventif.

Mengkaji jalur alternatif bagi kendaraan angkutan barang agar tidak melintasi kawasan sekolah saat jam padat.

Memperkuat koordinasi dengan Satlantas Polres Metro Tangerang dalam penegakan aturan lalu lintas secara konsisten.

Sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengawasan keselamatan masyarakat, DPP LSM GPRUKK menyatakan akan terus memantau perkembangan tindak lanjut dari instansi terkait dalam beberapa hari ke depan.

LSM GPRUKK menegaskan, bahwa keselamatan pelajar merupakan tanggung jawab bersama yang harus menjadi prioritas seluruh pihak.

(RED)


Bagikan Berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *