Tangerang – Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan dan perluasan Maqbaroh Kasepuhan Al-Istiqlaliyyah Cilongok, yang berlokasi di Jalan Puri Jaya, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan pada Rabu (24/6/2026).
Acara yang dimulai sejak pagi hari tersebut dihadiri sejumlah tokoh agama, pejabat daerah, unsur TNI-Polri, serta masyarakat dan jamaah Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan pengamanan dari jajaran Polresta Tangerang dan Polsek Pasar Kemis.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah KH Ahmad Tohawi Romli, Bupati Tangerang Drs. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada A., S.H., S.I.K., M.M., M.Si, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang H. Rouf, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang H. Iwan Firmansah, S.Sos., S.T., M.Si, Camat Pasar Kemis H. Nurhanudin, S.IP., M.Si, Kasat Intelkam Polresta Tangerang Kompol Johan Armando Utan, S.I.K., M.H, Ps. Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, S.H, Danramil 12/Rajeg Kapten Inf Kus Fiananda Yusuf, Kepala Desa Sukamantri H. Nana Ibnu Kholdun, serta Kepala Desa Pasar Kemis Al Haetomi.
Sebelum kegiatan dimulai, jajaran Polsek Pasar Kemis terlebih dahulu melaksanakan apel pengamanan yang dipimpin langsung oleh AKP Humaedi, S.H. Sebanyak 36 personel gabungan diterjunkan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Hilmi, dilanjutkan dengan tawassul, dzikir, tahmid, tadzkir, serta sambutan dari sejumlah tokoh yang hadir.
Ketua DKM Ponpes Al-Istiqlaliyyah, H. Afipudin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya peletakan batu pertama pembangunan perluasan maqbaroh yang dinilai sebagai bentuk penghormatan terhadap para ulama dan sesepuh yang telah berjasa dalam perjuangan dakwah Islam.
Menurutnya, pembangunan perluasan maqbaroh bukan sekadar penambahan area pemakaman, melainkan bagian dari upaya menjaga warisan perjuangan para ulama sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
“Kami berharap pembangunan ini dapat berjalan lancar dan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik tenaga, pikiran, doa maupun bantuan lainnya,” ujar Afipudin.
Sementara itu, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga harus berjalan beriringan dengan pembangunan karakter dan akhlak masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para ulama, kiai, habaib, ustaz dan tokoh agama yang selama ini berperan besar dalam menjaga persatuan, membina umat, serta menjadi penuntun moral masyarakat Kabupaten Tangerang.
“Peran ulama sangat besar dalam mendukung pembangunan daerah. Pemerintah memandang para ulama sebagai mitra sekaligus guru yang terus menjaga nilai-nilai kehidupan masyarakat,” kata Maesyal Rasyid.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai sarana untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat persaudaraan dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Tangerang yang maju, religius, dan sejahtera.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah dan doa bersama yang dipimpin oleh KH Ahmad Tohawi Romli. Acara kemudian mencapai puncaknya dengan prosesi peletakan batu pertama pembangunan dan perluasan Maqbaroh Kasepuhan Al-Istiqlaliyyah Cilongok.
Kegiatan ditutup dengan makan siang bersama dan ramah tamah antara para tamu undangan, tokoh masyarakat, serta jamaah yang hadir.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.30 WIB dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, serta masyarakat menunjukkan kuatnya sinergi dalam mendukung pembangunan sarana keagamaan dan pelestarian nilai-nilai keislaman di Kabupaten Tangerang.

