Tekan Stunting SPPG Hutaimbaru Resmi Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis Kategori B3 untuk Ratusan Ibu dan Balita

Bagikan Berita

Padangsidimpuan,— BidikRealita.Com Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Panggung secara resmi meluncurkan sekaligus memonitoring pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) kategori B3 pada Kamis (4/6/2026).

 

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata dalam mempercepat implementasi program nasional di tingkat daerah. Peluncuran perdana ini dipusatkan di Klinik Praktek Bidan Emmi Mariati Harahap, S.Keb, Lingkungan II, Kelurahan Hutaimbaru, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan.

Program intervensi ini secara spesifik menyasar kelompok masyarakat yang paling rentan terhadap pemenuhan gizi, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan anak bawah lima tahun (balita). Kehadiran program MBG kategori B3 di wilayah ini diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga sejak dini. Selain itu, langkah ini menjadi instrumen krusial dalam menekan angka stunting secara berkelanjutan di wilayah Sumatera Utara.

 

Secara teknis, program MBG di wilayah Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru ini menyasar tiga titik posyandu yang tersebar di beberapa wilayah strategis. Lokasi tersebut meliputi Kelurahan Hutaimbaru, Kelurahan Palopat Maria, dan Kelurahan Sabungan. Dari pemetaan wilayah tersebut, tercatat sebanyak 491 jiwa yang terdaftar sebagai penerima manfaat langsung yang berhak mendapatkan suplai nutrisi berkualitas ini.

 

Pelaksanaan kegiatan di Kelurahan Hutaimbaru ini sebenarnya merupakan babak baru dari perluasan jangkauan program yang sebelumnya telah berjalan. Implementasi penyaluran kategori B3 di wilayah ini diklaim telah sukses menorehkan catatan positif sejak dua bulan yang lalu. Melalui peluncuran resmi ini, standardisasi mutu makanan dan ketepatan distribusi dipastikan akan semakin diperketat dan diawasi secara berkala.

 

Agenda peluncuran dan monitoring ini dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintahan daerah dan lintas sektoral guna memastikan transparansi program. Kepala Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan, Balyan Siregar, S.K.M., M.Kes., turut memberikan dukungan penuh melalui perwakilan Staf Ahli yang hadir di lokasi. Kehadiran unsur dinas kesehatan ini menegaskan bahwa pemenuhan aspek medis dan higienitas menu makanan menjadi prioritas utama.

 

Dukungan dari jajaran kecamatan juga terlihat sangat kuat melalui kehadiran Sekretaris Camat Padangsidimpuan Hutaimbaru yang mewakili Camat setempat. Ia didampingi oleh Kasi Pemerintahan, Rahmat Surya Siregar, beserta seluruh jajaran aparatur kecamatan. Dari pihak kelurahan, Lurah Hutaimbaru Nurcahaya Harahap hadir langsung bersama sejumlah kepala lingkungan untuk mengawal validitas data warga penerima manfaat.

 

Pengawasan ketat terhadap program prioritas ini juga melibatkan institusi kepolisian demi menjamin akuntabilitas serta kelancaran di lapangan. Hadir di lokasi, perwakilan dari Polres Kota Padangsidimpuan yang diwakili oleh Kemala Lubis selaku Pengawas MBG. Keterlibatan aparat penegak hukum ini menjadi jaminan bahwa seluruh proses distribusi logistik pangan terbebas dari potensi penyimpangan.

 

Sinergi instansi ini semakin diperkuat oleh kehadiran rombongan tim pelaksana mitra pemerintah dari Yayasan Indonesia Terang Benderang, Irham Siregar. Ia bergerak bersama Kepala SPPG Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Abdul Rojak Hasibuan, serta sejumlah ahli gizi yang bertugas mengaudit kandungan kalori makanan. Kolaborasi multidisiplin ini dibentuk agar intervensi gizi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan standar medis.

 

Kepala SPPG Hutaimbaru, Abdul Rojak Hasibuan, menegaskan bahwa koordinasi ketat dilakukan serentak di titik posyandu guna memastikan efektivitas program. “Hari ini kami melaksanakan monitoring program MBG B3 agar pemenuhan gizi ini benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung pada kesehatan masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan, total 491 penerima manfaat tersebut dipantau secara langsung oleh para kader posyandu yang bertugas di lapangan.

 

Lebih lanjut, Abdul Rojak menyatakan bahwa program MBG di tingkat kecamatan ini merupakan pengejawantahan dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Visi besar tersebut diarahkan untuk mewujudkan generasi Indonesia Emas yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. Seluruh elemen masyarakat dan pemangku kebijakan diharapkan terus bahu-membahu mendukung keberlanjutan program nasional ini hingga mencapai hasil maksimal.

(A.HRP)


Bagikan Berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *