Tapanuli Selatan SUMUT – Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat program strategis nasional melalui Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2026. Pertemuan krusial ini berlangsung pada Kamis (12/02) bertempat di Aula Kantor Pertanahan setempat dengan agenda penajaman target kerja.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan, Ibu Anita Noveria Lismawaty, S.H., M.H., yang menekankan pentingnya sinergi antar lini. Dalam arahannya, beliau menggarisbawahi bahwa evaluasi berkala adalah kunci untuk memastikan setiap tahapan sertifikasi tanah rakyat berjalan sesuai koridor hukum dan waktu yang telah ditetapkan.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh jajaran fungsional strategis, mulai dari Ketua Ajudikasi, Satgas Fisik, hingga Satgas Yuridis yang tergabung dalam tim PTSL 2026. Kehadiran seluruh unsur pelaksana ini bertujuan untuk membedah hambatan teknis di lapangan serta mencari solusi aplikatif demi kelancaran proses pendaftaran tanah di wilayah Tapanuli Selatan.
Dalam sesi pemaparannya, Ibu Anita Noveria mengingatkan bahwa aspek ketelitian yuridis dan akurasi data fisik adalah pondasi utama dalam penerbitan sertifikat. Beliau menginstruksikan agar seluruh Satgas bekerja dengan integritas tinggi guna meminimalisir potensi sengketa pertanahan di masa depan, sesuai standar Kementerian ATR/BPN.
Fokus utama pembahasan dalam Monev kali ini mencakup progres capaian target mingguan serta sinkronisasi data digital. Hal ini sejalan dengan transformasi digital yang tengah digalakkan pemerintah, di mana setiap bidang tanah yang terdaftar dalam program PTSL harus terpetakan dengan akurat dalam sistem administrasi pertanahan modern.
Satgas Fisik diminta untuk meningkatkan intensitas pengukuran di lapangan dengan tetap mengedepankan kualitas pemetaan. Sementara itu, Satgas Yuridis diarahkan untuk mempercepat proses penelitian data pendukung tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian dalam memverifikasi alas hak masyarakat agar produk hukum yang dihasilkan memiliki kekuatan absolut.
Selain aspek teknis, rapat ini juga menyoroti pentingnya komunikasi persuasif kepada masyarakat desa. Sosialisasi yang masif dinilai sangat perlu agar warga memahami manfaat besar dari program PTSL, yakni perlindungan hukum hak atas tanah serta peningkatan nilai ekonomi aset yang mereka miliki melalui sertifikat resmi.
Optimisme terpancar sepanjang jalannya diskusi, di mana para peserta rapat berkomitmen untuk merampungkan target PTSL 2026 lebih awal dari jadwal yang ditentukan. Semangat kolektif ini diharapkan mampu membawa Kantor Pertanahan Tapanuli Selatan mencapai prestasi terbaik dalam pelayanan publik di tingkat regional maupun nasional.
Menutup kegiatan tersebut, Kepala Kantor memberikan apresiasi atas dedikasi seluruh tim yang telah bekerja keras di awal tahun anggaran ini. Rapat Monev ini secara resmi menjadi tonggak penting bagi Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan dalam mewujudkan tertib administrasi pertanahan yang inklusif dan transparan bagi seluruh lapisan masyarakat.
(A.Hrp)

