Lampung selatan, Bidikrealita.com-Desa budidaya (Aan kurniawan) anggaran dana desa tahun 2023
Sebesar Rp 763.656.000 Dan tahun 2024 anggaran sebesar Rp 769.707.,000.
Anggaran ini seharusnya bisa mendorong ekonomi masyarakat agar lebih maksimal mirisnya anggaran tersebut di manfaatkan guna kepentingan pribadi oknum kades.,
Anggaran dana desa di tahun 2024
Tersebut bergerak di salah satu program ketahanan pangan dengan anggaran begitu fantastis
Di tahun 2023 kembali merealisasikan anggaran ketahanan pangan sebesar
Tahap (1) 35.507.631, 3.200.000. 1.449.375
Tahap (2)
63.912.625
56.825.000
Dan di tahun 2024 kembali mengrealisasikan anggaran ketahanan pangan sebesar
Tahap(1)21.840.000
Tahap(2)41.700.000
Tahap(3)131.700.000
Anggaran ini seharusnya bisa mendorong masyarakat agar lebih maksimal mirisnya anggaran tersebut dimanfaatkan guna kepentingan pribadi oknum kades
Anggaran dana desa tahun 2023 dan 2024 tersebut bergerak disalah satu program ketahanan pangan dengan anggaran begitu fantastastis
Angka ini menunjukan bahwa program tersebut di alokasi tidak efisien serta tataletak tidak prioritas dan tidak berdampak meningkatkan ekonomi masyarak setempat
Hasil investigasi time media bidikrealita.com
Dan berkat informasi dari sejumlah masarakat desa Budi daya bahwa program tersebut di alokasikan ke pertanak kambing,perternak ikan air tawar dan untuk sektor pertanian di alokasikan ke penanaman padi dan juga jagung.
Eka” yang namanya di samarkan. Memberikan informasi ke pada time media bidikrealita.com
Bahwa dari beberapa alokasi program ketahanan pangan tersebut sama sekali tidak di rasakan oleh masyarakat setempat dan kami melihat banyak sekali kejanggalan mengenai program ketahanan pangan tersebut.ujarnya”
kami ngk tau kapan panen padi panen jagung yang tau pak kades apa lagi mau masak ikan lele.tambahnya”
Sejauh ini kepala desa budidaya
(Aan Kurniawan) belum memberikan keterangan pasti dan jelas, saat di konfirmasi melalui via pesan singkat wasap kepala desa budi daya tidak merespon bahkan nomor media di blokir disini time semakin curiga bahwa kepala desa Budi daya dalam mengelola anggaran dana desa tidak transparan dan time media bidikrealita.com dan beberapaedia lainnya serta masarakat desa budi daya segera akane melaporkan ke aph kabupaten Lampung Selatan.
Dan Sejumlah masyarakat desa budi daya meminta time media (SPL ) menelusuri terkait dengan dugaan korupsi serta mendampingi masyarakat untuk melakukan kordinasi ke instansi pemerintah terkait
(Dwi Andi sahputra)

