Padangsidimpuan,SUMUT— Bidik Realita.Com Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus memacu standardisasi kompetensi kepemimpinan di seluruh lini daerah. Langkah strategis ini mewujud nyata dalam pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Gelombang I Tingkat Nasional yang digelar secara virtual.
Partisipasi aktif ditunjukkan oleh Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan melalui kehadiran Kepala Subbagian Tata Usaha, Mardame Pasaribu, S.H., M.H. Keikutsertaan sang pejabat dalam forum ilmiah tersebut menegaskan posisi strategis daerah dalam merespons agenda besar reformasi birokrasi nasional.
Pelatihan berskala nasional ini mempertemukan para Kepala Subbagian Tata Usaha dari berbagai penjuru kebudayaan administrasi se-Indonesia. Melalui ruang digital Zoom Meeting, para motor penggerak kesekretariatan ini saling bertukar perspektif demi menyatukan visi operasional kementerian.
Secara filosofis, PKP dirancang bukan sekadar rutinitas pemenuhan syarat administratif kepegawaian formal. Agenda ini merupakan instrumen terukur untuk mengeskalasi kapasitas kepemimpinan taktis para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan ATR/BPN.
Output utama yang dibidik kementerian melalui program intensif ini adalah lahirnya pelayan publik yang andal. Penguatan kompetensi diarahkan guna membangun postur birokrasi yang memiliki integritas tinggi, efektif secara manajerial, dan profesional dalam implementasi.
Selama jalannya kedinasan virtual tersebut, Mardame Pasaribu bersama sejawat kurikulum menerima suplemen materi kepemimpinan pengawas modern. Fokus pembahasan mencakup penguatan tata kelola organisasi yang berbasis pada prinsip tata pamong yang baik (good governance).
Tidak hanya itu, kurikulum diklat juga membedah metodologi inovasi pelayanan publik yang adaptif. Para peserta dituntut mampu melahirkan terobosan birokrasi yang lincah menghadapi disrupsi teknologi informasi serta dinamika ekspektasi masyarakat.
Kehadiran Mardame Pasaribu dalam forum ini merefleksikan komitmen institusional yang kuat dari Kantah Padangsidimpuan. Upaya sadar ini menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) agraria yang unggul di wilayah Sumatra Utara.
Melalui bekal keilmuan mutakhir tersebut, Kantah Padangsidimpuan optimistis mampu mengaktualisasikan pelayanan pertanahan yang prima. Transparansi dan akuntabilitas mutlak dihadirkan demi mewujudkan institusi pertanahan yang semakin terpercaya bagi seluruh warga kota.
(A.HRP)

