Tapanuli Selatan,SUMUT – Momentum penguatan tata kelola aset negara kembali mencatatkan capaian krusial di wilayah Sumatera Utara. Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan secara resmi menerima Piagam Penghargaan atas keberhasilan luar biasa dalam sinergi dan kolaborasi penyelesaian kegiatan Sertifikasi Barang Milik Negara (BMN) Tahun Anggaran 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi institusi dalam mengamankan aset negara melalui legalitas hukum yang presisi.
Bertempat di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Padangsidimpuan pada Rabu (8/4/2026), prosesi penyerahan penghargaan ini menjadi simbol keberhasilan koordinasi lintas sektoral. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi dari kedua instansi, menandakan pentingnya integrasi kerja dalam mendukung program strategis nasional di bidang pertanahan dan kekayaan negara.
Keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan manifestasi dari komitmen kuat Kantor Pertanahan Tapanuli Selatan dalam menjalankan mandat konstitusional. Penyelesaian target sertifikasi BMN tahun 2025 di wilayah kerja KPKNL Padangsidimpuan berhasil dituntaskan dengan efektivitas tinggi, melampaui berbagai tantangan teknis dan yuridis yang kerap muncul dalam proses inventarisasi aset negara.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan, Ibu Anita Noveria Lismawaty, S.H., M.H., dalam keterangannya menegaskan bahwa kunci utama dari pencapaian ini adalah harmonisasi visi antarlembaga. Menurutnya, hambatan birokrasi dapat dipangkas secara signifikan ketika instansi pemerintah mengedepankan semangat kolaborasi demi kepentingan publik yang lebih luas.
“Sinergi yang kokoh antara Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan dan KPKNL Padangsidimpuan adalah fondasi utama yang memungkinkan kami menyelesaikan target Sertifikasi BMN Tahun 2025 tepat waktu. Ini adalah hasil dari kerja keras kolektif yang mengutamakan profesionalisme dan akuntabilitas,” ujar Anita Noveria Lismawaty dengan nada optimis.
Secara intelektual, langkah sertifikasi ini dipandang sebagai upaya preventif untuk meminimalisir sengketa lahan di masa depan. Dengan terbitnya sertifikat atas aset-aset negara, negara memiliki kepastian hukum yang absolut, yang pada gilirannya akan memperkuat neraca kekayaan daerah serta mendukung transparansi dalam pengelolaan infrastruktur fisik di Tapanuli Selatan.
Lebih lanjut, Anita Noveria menekankan bahwa penghargaan ini merupakan beban moral sekaligus motivasi bagi seluruh jajarannya. Ia berharap capaian gemilang ini tidak membuat tim terlena, melainkan menjadi standar baru dalam memberikan pelayanan prima. Transformasi digital dan percepatan layanan pertanahan menjadi agenda prioritas yang terus dikawal pasca-pencapaian ini.
Implementasi program sertifikasi BMN ini juga selaras dengan semangat reformasi birokrasi yang menuntut efisiensi di segala lini. Kantor Pertanahan Tapanuli Selatan secara konsisten membuktikan bahwa integritas staf di lapangan, digabungkan dengan pengawasan manajerial yang ketat, mampu menghasilkan output yang berdampak nyata bagi pengamanan aset milik rakyat.
Apresiasi dari KPKNL Padangsidimpuan ini sekaligus mengukuhkan posisi Kantor Pertanahan Tapanuli Selatan sebagai salah satu unit kerja percontohan dalam hal tata kelola administrasi pertanahan di tingkat regional. Keberhasilan kolaborasi ini diharapkan dapat direplikasi oleh instansi lain guna mempercepat target pendaftaran tanah secara sistematis dan menyeluruh di seluruh wilayah Indonesia.
Menutup keterangannya, Ibu Anita Noveria Lismawaty kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi layanan. “Kami berdedikasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kepercayaan publik adalah energi kami untuk terus mengabdi dengan integritas tinggi dan profesionalisme tanpa batas,” pungkasnya.
(A.HRP)

