Mengungkap Dugaan KKN di Lingkungan Disdik Jabar

Bagikan Berita

Menyingkap Dugaan KKN Di Lingkungan Disdik Jabar

Bandung , Bidikrealita.com

Ironis !
Dinas Pendidikan Yang semestinya menjadi pencetak generasi masa depan bangsa kini justru sebaliknya ,satu persatu terjerat hukum tindak pidana korupsi ( tipikor ) ,
Kini muncul lagi dugaan monopoli dan Nepotisme item pengadaan barang serta pembangunan Ruang kelas Baru (RKB) tahun anggaran 2025.

Dari informasi serta data yang terhimpun kami tim wartawan Bidikrealita ,PristiwaNews mencoba menemui Dr.Drs.Edy Purwanto Kabid PSMK dan Asep Suryadi PPK pengadaan barang untuk mengkonfirmasikan dugaan penyimpangan pengadaan barang dan RKB
tenah berlangsung berulang kali namun menurut Scuriti beliau lagi tidak ada di tempat

Anggaran Pelaksaan Proyek khusus bidang PSMK Tahun 2025 yang di tanggani oleh Kabid PSMK maupun PPK nya.
Adapun Pertanyaan yang kami pertanyakan sbb:
Pada tahun anggaran 2025 ada beberapa Perusahaan yang mengerjakan Proyek secara Monopoli, yang nilai proyeknya cukup pantastis, apakah ini perintah Kabid PSMK atau PPK yang ada di bidang tersebut..
Perusahaan Pemenang kegiatan ini informasinya diduga hasil dari kongkolingkong Kabid PSMK dan
PPK yang disinyalir kuat rekan kukutan Kabid PSMK..
Disatu sisi ada yang susah mendapatkan kegiatan proyek dan disisi lain berlimpah ruah mendapatkan kegiatan proyek, informasi yang kami dapat dari sumber yang layak di percaya dari orang dalam bahwa rekanan yang dapt kegiatan tersebut lancar serta kencang setor kedalamnya.Perusahaan-Perusahaan Penyedia yang dapat kegiatan Proyek pada tahun 2025 ini ada salah satunya, Perusahaan Sinar Kurnia 5 kegiatan Proyek dengan total 2 miliar lebih, Perusahaan Yunita 4 kegiatan proyek dengan total lebih dari 2 Miliar, dan masih byk perusahaan lain nya termasuk YMP
Sebelum data ini kami tindak lanjutin ke Pemberitaan yang berimbang dan bisa berlanjut ke
penyidikan, mhn agar kiranya media kami minta jawaban yang trasparan dan jelas agar tidak
merugikan satu sama yang lainnya. sampai berita ini ditayangkan pihak Kabid PSMK dan PPK belum berhasil ditemui untuk dimintai klarifikasi .tim media ini terus menghimpun data untuk tayangan selanjutnya

Arman


Bagikan Berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *