Lampung Selatan, Bidikrealita.com –Pembangunan jalan ruas suban Pardasuka di duga asal asalan
Proyek yang bernilai miliaran rupiah tidak sesuai dengan kapasitas matrial yang di gunakan seharusnya dengan anggaran tersebut untuk kualitas dan mutu sudah sangat terjamin kualitasnya.
Untuk pemasangan talut atau TPT pihak perusahaan dengan sengaja memakai jenis matrial yang di duga murah Tampa melihat kualitas nya. jenis material yang di sebut batu belah untuk pemasangan talut tersebut menggunakan batu yang bewarna kecoklatan yang menunjukan tingkat kekerasan yang di bawah standar dan jenis material pasir yang bewarna kemerahan yang mengandung kadar lumpur yang tinggi. Untuk pekerjaan badan jalan dengan jenis pengamparan sabes seharus nya memakai sabes B namun yang di gelar di lapangan kebayakan mengunaknan jenis matrial sabes asall yang bercampur dengan tanah. Perusahaan yang melaksanakan kerjaan tersebut di duga sama sekali tidak proporsional di karnakan time pekerja sangat amatir dan Tampa p3k atau Septi disini terlihat jelas bahwa perusahaan tersebut di duga mencari keuntungan yang fantastis dengan cara menghalalkan segala cara.
Proyek jalan yang di tunggu tunggu oleh masyarakat setempat dan berharap seketika ada perbaikan jalan kualitas dan mutu nya dapat terjaga.
Proyek jalan suban Pardasuka memakan anggaran delapan milyar (8,000,000,000) yang seharusnya kualitas nya bisa terjamin namun kini sangat mengecewakan
D” salah satu masyarakat desa karang raja. Terkait dengan jenis material yang di duga tidak berkualitas segera akan berkoordinasi dengan kasi pidsus Lamsel (Hakim Agoeng Rasoen,S.H.,M.H) jika ada indikasi merugikan negara atau memanipulasi anggaran maka “d” tidak akan segan segan untuk membuat laporan resmi ke Kejari Lampung Selatan agar perusahaan yang melaksanakan pekerjaan tersebut dapat merevisi kembali atau mengganti metrial tersebut dengan yang betul betul berkualitas. dan jika terbukti adanya dugaan memanipulasi anggran maka perusahaan tersebut harus di proses dengan aturan hukum yang berlaku
(Dwi Andi Sahputra dan team)

