Banjar, bidikrealita.com – Kota Banjar kembali diwarnai aksi unjuk rasa. Selasa (13/10/2026), ratusan massa yang tergabung Aliansi Masyarakat Banjar demo di depan Setda Kota Banjar.
Massa lalu bergeser ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar. Aksi damai ini dikawal ketat aparat keamanan.
Aksi ini dipicu isu miring yang menerpa Pemkot Banjar. Warga gerah dengan tudingan sepihak dari kelompok mahasiswa.
Korlap aksi, Ujang Solihin bilang, kedatangan mereka buat kawal visi-misi pembangunan biar kondusif. Jangan ada intervensi negatif.
Aksi ini jadi counter-action atas tuduhan kelompok mahasiswa Priangan Timur pada 2 Oktober lalu. Saat itu mereka nuding ada pemotongan anggaran 22 persen di program revitalisasi sekolah dari APBN 2026.
“Kami minta tuduhan itu dibuktikan secara hukum. Jangan ada intervensi, intimidasi, apalagi kriminalisasi yang tidak berdasar ke Pemkot Banjar. Itu ganggu kondusifitas dan hambat pembangunan,” ujar Ujang.
Wali Kota Banjar, Sudarsono langsung turun temui massa. Dia sambut baik aspirasi warga.
Terkait proyek revitalisasi sekolah, Sudarsono bilang pengawasan teknis ada di Disdikbud. Tapi soal isu potongan 22 persen, dia janji akan investigasi.
“Kami siap investigasi internal soal kebenaran informasi itu. Pengawasan akan kita perketat agar program pendidikan sesuai aturan,” tegas Sudarsono.
Reporter: Mamat Rahmat, C.JI., C.LWI

